Mencari Cinta-Nya

I have face it, life wasted, i am never going back again

Ketindihan = Sleep Paralysis ?

Ditulis oleh aricloud di/pada Agustus 2, 2007

Pernahkah anda mengalami “Ketindihan”?
Pernahkah anda tidur, kemudian anda merasa terjaga dari tidur namun tidak memiliki kemampuan untuk bergerak? Itulah “Ketindihan” (menurut kebanyakan orang).
Ketindihan adalah kata yang seringkali diungkapkan untuk menganalogikan suatu keadaan ketidakmampuan bergerak atau ketidakmampuan kontrol terhadap otot-otot tubuhnya pada saat terjaga (atau merasa terjaga) dari tidur.
Kebanyakan orang menghubungkan kejadian tersebut dengan gangguan Jin namun sebagian lagi hanya menghubungkannya dengan sirkulasi darah yang tidak teratur akibat salah posisi dalam tidur.
Bagi para ahli kedokteran dan psikologi kejadian ini mereka sebut dengan “Sleep Paralysis”.
“Sleep Paralysis” memiliki gejala-gejala sebagai berikut :
1. Ketidakmampuan menggerakkan tubuh dan otot saat tidur atau terjaga dari tidur.
2. Kadangkala disertai halusinasi dan kejadian seperti mimpi.
3. Kadangkala terjadi beberapa kali atau berulangkali dalam satu periode tidur.

Apakah Berbahaya?
Ketindihan awalnya seringkali dihubungkan dengan ”narcolepsy”. Kondisi neurologik dimana seseorang tidak mampu mengontrol tubuhnya saat tidur dan kadangkala bergerak dengan sendirinya. Akan tetapi kemudian muncul klaim bahwa Ketindihan (Sleep Paralysis) juga terjadi pada orang yang tidak memiliki kasus ”narcolepsy”. Walaupun sebagian orang merasa khawatir dan takut saat kejadian, namun menurut para Ahli hal ini tidaklah membahayakan.

Pada beberapa kasus, seseorang merasa ada orang lain bersamanya, atau ada orang duduk disampingnya atau yang menekan dan menindihnya. Bahkan sebagian orang melaporkan ada makhluk berbaju hitam dan rambut gondrong berada didekatnya (Nah lho..!)

Penelitian Stanford menunjukkan bahwa :
1. Beberapa orang yang memiilki kebiasaan tidur tidak teratur seringkali mengalami ”Sleep Paralysis”.
2. Sebuah study menunjukkan bahwa 35% orang yang biasa mengalami ”Sleep Paralysis” juga kadangkala mengalami     kepanikan saat bangun tidur atau terjaga baik akibat mimpi ataupun kebisingan.
3. 16% orang yang biasa mengalami ”Sleep Paralysis” juga terbukti mudah panik. (presentasenya tidak cukup kuat     untuk dihubungkan memang…)

Bagaimana mencegahnya ?

Pencegahan ketindihan dapat dimulai dengan mengatur pola tidur yang sehat, antara lain :
1. Tidur yang cukup, tidak berlebihan.
2. Hindari tidur di waktu pagi dan sore.
3. Olahraga teratur (hindari waktu olahraga yang berdekatan dengan waktu tidur)
4. Kurangi stress
5. Tidur dengan waktu yang teratur

Pengalaman saya?
Saya sendiri sempat beberapa kali mengalami ’ketindihan’. Biasanya saya mengalami itu saat saya sedang kelelahan dan tidur diwaktu pagi atau ashar (Dalam Islam, tidur di waktu sebelum dhuha dan Ashar tidak dianjurkan, dan dihukumkan ‘makruh’). Namun berdasarkan pengalaman saya, saya menyimpulkan bahwa ketindihan itu hanyalah halusinasi atau mimpi, terlepas dari apakah mimpi itu akibat gangguan jin atau bukan.
Hal ini saya sadari saat saya mengalami ’ketindihan’ dimana saya merasa terbangun namun tidak mampu bergerak dan berkata. Saya merasa cuma mata saya yang mampu terbuka kemudian melihat meja di samping tepat tidur saya, dan seperti biasanya di meja tersebut ada kotak tisu. Kemudian dengan sedikit rasa takut saya berdzikir semampu saya dalam hati. Kemudian saya dikagetkan oleh guncangan di tubuh saya. Kemudian terbangun dan mendapati Istri saya tengah membangunkan saya.

Saat terbangun saya tersadar bahwa mata saya terbuka dari menutup. Maksudnya, walaupun saat ketindihan saya merasa mata saya terbuka, kenyataannya tidak. Mata saya baru terbuka beneran saat istri saya membangunkan.
Dan yang lebih jelas lagi, di meja yang saya lihat saat ketindihan ada kotak tisu, ternyata saat saya bangun kotak tisunya sudah tidak ada!. Ternyata istri saya memindahkan kotak tisu tersebut ke ruang tamu saat saya tidur.

Hal-hal tersebut memberi saya kesimpulan bahwa “Ketindihan” sebenarnya hanyalah salah satu episode dari ‘mimpi’. Gambaran nyata yang terjadi saat ketindihan sebenarnya hanyalah “memory image” dari ingatan sebelumnya di otak. Seperti image tentang ruangan kamar yang sebenarnya tidak benar-benar kita lihat, tapi hanya gambaran ingatan di otak.

Bagaimana dengan pengalaman Anda?

14 Tanggapan ke “Ketindihan = Sleep Paralysis ?”

  1. eddie bronx Berkata:

    oo..jadi namanya ketindihan ya? emang sih serasa ada yang nindihin. gue dulu pernah beberapa kali ngalamin di kos-an pas masih kuliah. Tapi sukurnya gak ada acara orang baju item rambut gondrong pula.. tapi emang rasanya ketindihan itu kayak beneran alias bukan ngimpi deh… kecuali kalo lu-lu pade ketindihan trus disamping lu tiba-tiba ada Dian Sastro ato Titi Kamal, sumpe deh..ITU PASTI MIMPI..ITU PASTI MIMPI !!! wakakak

  2. Anonymous Berkata:

    Assalamu’alaikum
    Nambahin mas aricloud untuk tips tidurnya :
    1. sunnah sebelum tidur untuk berwudhu.
    2. Berdo”a dulu dong sebelum tidur
    3. Kalo ketindihan pas tidur, anggap aja mimpi buruk, trus pas terjaga ambil wudhu lagi dan sebaiknya kalo mau tidur lagi ambil posisi yang berbeda dari posisi tidur sebelumnya.

    moga manfaat

  3. aricloud Berkata:

    wa’alaikumsalam
    makasih mas anonim
    yup..penjelasan mas memang menjadi bagian dari yang disunnahkan Rasulullah saw.
    insya Allah sangat bermanfaat

  4. melinuxid Berkata:

    ya, mmg..ketindihan itu sebenarnya, mekanisme tubuh
    untuk mengistirahatkan organ organ..
    sehingga pada waktu tidur, kita bener bener relax.
    namun krena adanya faktor faktor seperti :
    capek, stress dll..mengakibatkan mekanisme tubuh jadinya gak sinkron.
    Jadi kita masih sadar namun otak menyuruh ’shut down’ tubuh, akibatnya kita masih blum tidur, tapi sudah ‘lumpuh’.

  5. zensudarno Berkata:

    Assalamu’alaikum akhee…

    Alhamdulillah kayaknya untuk kasus/kejadian persis seperti itu, saya blm pernah mengalaminya. Kalaupun pernah, ceritanya agak berbeda dan sepertinya tdk cocok disebut sleep paralysis karena kejadiannya bukan dalam keadaan saya sedang tidur melainkan saat menjelang saya berangkat ke sekolah (SD kelas 2). Saat itu, menjelang berangkat sekolah dengan berseragam lengkap dan mulai berjalan tiba2 saya ambruk tdk bs bergerak sama sekali dan mulut sayapun terkunci dalam waktu sekitar 1 menit. Terasa benar bahwa ada yang menghalangi langkah kaki saya dari belakang secara tiba2 padadhal saya tengah berjalan di dalam rumah yang lapang tanpa penghalang dan saat itupun suasana rumah sepi.. Saat itu saya hanya berdzikir semampu saya dan saat itulah saya hanya pasrah dan berserah diri kdp-Nya dan alhamdulillah sekitar 1 menit kemudian saya bisa kembali bangkit tanpa kurang suatu apapun.

    Sedangkan saat tidur, ehm…ada 2 kejadian yg mungkin atau boleh jadi termasuk ke dalam definisi sleep paralysis namun itu terjadi hanya di alam mimpi saya saat tidur. Kejadian pertama, saya pernah bermimpi; saya melihat ada segerombolan Gajah besar2 mengamuk di sebuah kampung memporak-porandakan bangunan yang ada dan orang2 berlarian terbirit2. Anehnya, sekalipun seolah2 saya tdk bisa bergerak apalagi berlari seperti mereka saya justru tenang2 saja. Sebab, di alam mimpi tersebut saya merasa sadar benar bahwa saya tengah berada di alam mimpi sehingga saat itu pula saya seolah berbicara sendiri dengan mengatakan: “tenang aja…gau usah takut, kalo merasa khawatir diterjang Gajah2 tsb yaudah, bangun aja!!..:)”. Dan ternyata benar, saya langsung bangun dan seraya bersyukur Alhamdulillah…

    Adapun tentang mimpi yg kedua, saya yakin bukan termasuk dalam definisi sleep paralysis karena kejadiannya saat itu saya bermimpi tengah bertarung dengan segerombolan jin/syaitan di tengah2 lapangan. Terjadilah duel seru dan kayak di film2…
    ceritanya saya berhasil mengalahkan mereka semua dengan mudah kecuali pemimpin/rajanya (lokal). Di akhir pertarungan raja jin lokal tersebut berhasil mencekik leher saya dengan kuku2nya yang panjang2, tajam lagi runcing. Hampir saja saya tewas saat itu juga karena sudah tdk bisa bernafas lagi namun dengan izin Allah, tiba2 dengan segenap tenaga dan dengan gerakan reflek saya tendang dia sekeras mungkin hingga dia terpental jauh dan akhirnya ia bertekuk lutut. Yg paling lucu adalah ketika saya bangun, kaki kanan saya dalam posisi menendang ke atas!. :). he.he

  6. aricloud Berkata:

    Wa’alaikumsalam om Zae
    Wah, kalau kasus antum yang pertama ana gak bisa banyak komentar…
    Jelas sekali sepertinya ada faktor x yang membuat antum tidak bisa bergerak.
    sedangkan kasus mimpi pertama dan kedua ternyata antum sepertinya termasuk orang yang sering dikaruniakan mimpi-mimpi indah. Tidak semua orang lho memiliki mimpi-mimpi fantastis seperti itu.
    Oya ane minta izin untuk menampilkan kisah antum yang pertama dalam sebuah postingan baru ya..hmm.. judulnya masih ane pikirkan

  7. deri sagita Berkata:

    saya mengalaminya b’berapa kali,salah satunya ketika tinggal d tmpt sodara yang mana rumornya sedikit menakutkan.pada satu mlm kondisi saya tertidur pulas,tiba2 mata saya kebuka dan melihat ada kaki besar dan penuh dengan bisul nempel di gordeng,begitu ketakutan saya pd waktu itu,maunya cepat loncat dari tmpt tidur,tapi ternyata seluruh badan saya tdk bisa digerakan…,saya hnya bisa berdoa dalam hati,dan sesaat stlah itu baru tubuh saya bisa bergerak,zuzzzzz saya langsung lari dari kamar itu. sampai sekarang saya masih bingung apa saya mimpi ataukah?????

  8. Hal Ghaib Apa yang Pernah Anda Alami? « Mencari Cinta-Nya Berkata:

    [...] 5, 2007 Dalam postingan “Sleep Paralysis” Om Zae menceritakan pengalamannya yang menurut saya terkait dengan hal ghaib : Saat itu, [...]

  9. Aldo Cool Berkata:

    Gw jg prnh wktu gw tdr trus tb tb gw bngn n gw lihat ada sesosok wanita berjubah hitam kelam n berambut gondrong, gw lgsg ambil selimut n menutup seluruh tbh gw, tp selimut saya ditarik, saya bertahan dengan sekuat tenaga, akhirnya saya g mampu, saya psrah, tp saya tetap menutup mata saya krna saya malas sekolah tapi dipaksa nenek saya ( Yg Berjubah Hitam n gondron )

  10. maymarch Berkata:

    saya sih udah sering ngalamin yg namanya ketindihan, dulu2 sih nyangkanya itu kerjaan setan. Abisnya klo saya ketindihan dan ngerasa klo saya udah melek tapi gak bisa ngapa2in, saya pasti langsung dzikir n baca doa2… Alhamdulillah gak lama saya pasti sadar (bangun maksudnya)..
    yaaa… mungkin kalo mw tdr jangan lupa sholat (klo bisa wudlunya tetep dijaga),trus jangan lupa berdoa juga.. n yang pasti tidurnya jg hrs teratur,insyaallah gak lagi deh ngalamin yang namanya ketindihan…

    salam…

  11. Magdeburg13 Berkata:

    saya ingat, saya pernah mengalami hal ini. kalau kata orang sunda ini disebut “ereup-ereup”

    salam

  12. QrEn’S bLoG :: Ketelindihan, Ketindihan, Lap-lap an, erep erep, atau apalah itu.. :: February :: 2008 Berkata:

    [...] tapi anehnya nggak bisa bangun, mau diterusin ngeri… nih aku ada artikelnya, aku ambil dari sini yang jelas semalam aku ngalamin ini, sampai aku berteriak untuk minta tolong, untungnya teriakanku [...]

  13. Kukriblades Berkata:

    Ketindihan menurut pengalaman saya, saya artikan sebagai ‘terjaga dalam mimpi’.

    ehem, Sedikit pakai imaginasi boleh, kan?

    konon tidur nyenyak adalah tidur tanpa mimpi, sebaliknya tidur yg bermimpi adalah tidur yg nggak nyenyak dan optimal. Mimpi sendiri saya artikan sebagai hasrat manusia yg terpendam yg menjelma menjadi sebuah skenario yg dimainkan di bawah alam sadar. intinya mengalami mimpi hampir sama kayak menonton film namun kita juga ikut didalamnya.

    Tapi pada saat2 tertentu mimpi bisa kita nikmati dalam alam sadar pendeknya kita sadar bahwa saat itu sedang bermimpi^^, dan bahkan bisa melakukan apapun yg kita inginkan(saya pernah mengalami lho, and it works!!^^)

    Tapi adakala-nya saat status ‘terjaga dalam mimpi’ tsb kita ingin ‘keluar’ dari mimpi dan cepat2 terbangun, namun rasanya kita terjebak dalam mimpi dan seluruh tubuh tak bisa digerakkan. Saat itulah kita sebut fenomena itu sbg ‘ketindihan’….

  14. Sleep Paralysis « Hmmm….. Berkata:

    [...] di bawah ini kutipan dari sini , ulasan singkat mengenai yg namanya sleep paralysis: Pernahkah anda mengalami “Ketindihan”? [...]

Tinggalkan Balasan

XHTML: kamu dapat menggunakan tag-tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>