Mencari Cinta-Nya

I have face it, life wasted, i am never going back again

Sakit kok Untung?

Ditulis oleh aricloud di/pada Agustus 15, 2008

Saat saya mengalami kecelakaan, saya mendekam di Rumah Sakit selama 2 hari. Seluruh keluarga saya tentu khawatir. Setelah menjalani perawatan, saya pun menghabiskan biaya sebesar Rp. 3,2 Juta rupiah.

Setelah itu saya pun melakukan proses klaim pada beberapa Asuransi Kesehatan yang saya ikuti, termasuk ke kantor saya. Kebetulan asuransi yang saya miliki mempunyai fasilitas Double Cover.  Akhirnya, dari kantor saya memperoleh penggantian 100%, sedangkan dari beberapa asuransi yang saya ikuti total saya memperoleh penggantian sebesar Rp 4,3 Juta.

Alhasil dari sakit tersebut saya dapat untung sebesar Rp 4,3 Juta !!!! Weleh-weleh…

Istri saya pun bertanya2 kok bisa begitu? Saya malah mencandainya :”itu mas cuma di Rumah sakit 2 hari, kalo lebih lama lagi, misalnya 5 hari, pasti lebih untung lagi, he..he..!”

“Iya..tapi bagaimana dengan biaya khawatirnya? biaya kebebasan hidup sehat? dan biaya-biaya immateriil lainnya?”

well…apapun itu, tentu Nikmat Sehat adalah berkah yang Luar Biasa

5 Tanggapan ke “Sakit kok Untung?”

  1. Donny Reza berkata

    Hehe, iya lah … mending sehat. Tapi, kalo nggak sakit, gk tau nikmatnya sehat :D

  2. agorsiloku berkata

    he..he..he… biaya immateril tidak diasuransikan…
    Jadi kalau saya mo pinjem uang sama Mas Ari saya harus mendo’akan apa ya :D
    atau kalau Mas ari mo beli laptop baru, terus tekniknya bagaimana ya… :D (bercanda)
    Namun, syukurlah sudah sehat. Dan selisih “Kurs” sakit dan sembuh bisa dipakai juga buat syukuran.
    Agor diundang ya… :D

  3. aricloud berkata

    @mas Donny
    Subhanallah, bener mas, makanya Rasulullah berpesan : “ingat masa sehatmu sebelum sakit dan ingat masa hidupmu sebelum mati”..

    @mas agor
    hehehe…iya nih mas, Alhamdulillah
    ujian kesyukuran bagi saya adalah sejauh mana saya bisa “memberi” setelah “diberi” rezeki oleh Allah SWT

  4. eddie bronx berkata

    mas..kalo hukum asuransi itu sendiri dalam islam bagaimana?
    apalagi kalo kasusnya begitu jangan-jangan nanti niatnya malah mencari keuntungan sendiri

  5. aricloud berkata

    @Eddie Bronx

    Hukum asuransi dalam Islam kalau menurut saya bisa bervariasi, tergantung niat, cara, dan tujuannya.
    Di kalangan ulama kontemporer sendiri kebanyakan memilah-milah berdasarkan tujuan, metode, dan manfaat asuransi tersebut.
    Sebagai sedikit gambaran ini ada link bagus untuk wacana asuransi dalam Islam :
    http://jacksite.wordpress.com/2007/07/11/hukum-asuransi-menurut-islam/

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>