Mencari Cinta-Nya

I have face it, life wasted, i am never going back again

Orang Bodoh milih orang bodoh

Posted by aricloud pada Agustus 13, 2007

Suatu ketika seorang sahabat bercerita:
Saat saya sedang tugas ke daerah, alhamdulillah saya selalu menyempatkan diri sholat berjama’ah di Mesjid. Imam sholat seringkali didominasi oleh 2 orang Bapak. Sayangnya, menurut saya kedua bapak yang sering menjadi imam tersebut kurang memahami pelafanan dalam bacaan sholat. Bacaannya memang terdengar indah di telinga, namun salah dalam pengucapan pada beberapa huruf.
Kemudian suatu saat saya terlambat ikut berjama’ah pada sholat Isya, sementara jama’ah sudah mulai membubarkan diri. Kemudian saya menemukan seorang bapak yang biasa menjadi makmum juga terlambat. Saya mempersilahkan bapak itu untuk menjadi imam. Ternyata bacaan bapak itu sangat baik dan benar.
Kemudian setelah selesai sholat saya menyempatkan ngobrol dengan bapak itu.
Saya menanyakan, mengapa Bapak tidak pernah menjadi imam saat sholat-sholat jama’ah? padahal bacaan bapak tergolong jauh lebih baik dibanding mereka yang biasa menjadi imam?.
Bapak itu kemudian menjawab dengan hati-hati:
“Orang-orang disini kebanyakan tidak memahami bacaan Al Quran yang baik dan benar.” Mereka hanya mengambil kesimpulan dari enak tidaknya suara dan bacaan yang didendangkan oleh imam, kemudian mereka menyimpulkan bahwa bacaan itu benar dan bagus.”
Misalnya, hampir semua huruf dibaca seperti Qalqalah, ‘Kaf’ dilafalkan seperti ‘qaf’, ‘alif’ dilafalkan seperti ‘ ‘ain’, serta penempatan mad pada tempat-tempat yang tidak benar.
Hal itu dikarenakan ketidaktahuan mereka. Dan karena sudah menjadi kebiasaan, maka saat seorang yang benar-benar mampu berkesempatan menjadi imam, maka bacaannya dianggap salah oleh masyarakat.” Selanjutnya ia tidak pernah lagi dipersilahkan menjadi imam.”
Saya dan beberapa orang seperti saya sudah mulai menggalakkan kegiatan baca tulis Al Quran di desa ini, namun yang mengikuti hanya anak-anak kecil dan sedikit pemuda.”

Ooo.. mendengar penuturan bapak itu saya manggut-manggut, dalam hati saya berpikir, Jika masyarakat kita masih bodoh, maka mereka juga akan memilih pemimpin yang bodoh…Apa kata dunia?

3 Tanggapan to “Orang Bodoh milih orang bodoh”

  1. Dimashusna said

    Persis seperti kejadian di kampung saya dong pak, Cuma karena dia pernah pergi haji (biaya perusahaan), maka dia diutamakan untuk jadi imam. Tapi bacaan Al-Qu’an nya masih banyak yang salah. Mau diberitahu…, tapi sdh terbelenggu.

    Tapi, bukankah secara Fiqih hal itu dibenarkan Pak? Maksudnya orang yang punya nilai 2 bermakmum kepada orang yang nilainya 4.
    asal jangan terbalik, yaitu orang yang paham bermakmum kepada orang bodoh.

  2. agorsiloku said

    Kalau nggak salah, siapa yang memimpin imam shalat : Yang paling fasih baca, berikutnya yang paling tua, berikutnya… berikutnya. Tentu kewajiban Bapak “itu” menjelaskan….

  3. aricloud said

    Makasih mas agor, alhamdulillah melengkapi artikel saya. Memang kewajiban yang lebih tahu adalah memberitahu yang belum tahu. Terlepas dari betapa sulitnya menunaikan kewajiban itu, namun Allah swt akan membalasnya sesuai dengan ikhtiarnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: