Mencari Cinta-Nya

I have face it, life wasted, i am never going back again

Tes Keperawanan Pelajar Siswi, Setujukah Anda?

Posted by aricloud pada Agustus 16, 2007

INDRAMAYU (SINDO) – Polres Indramayu terus melakukan pemeriksaan terkait mencuatnya video mesum pelajar yang diperankan LF, mantan siswi SMAN 1 Sindang,dan Jah, mantan siswa SMAN 1 Indramayu.Kapolres Indramayu AKBP Syamsudin Djanieb kepada SINDO, kemarin mengatakan, polisi telah memeriksa Ded,orangtua Jah.”Kami telah memanggil orangtua Jah untuk dimintai keterangan tentang keberadaan Jah yang menghilang,” ungkapnya. AKBP Syamsudin Djanieb menambahkan,dalam hasil pemeriksaan polisi, Jah saat ini berada di Kab Subang. ”Kami telah meminta orangtua pemeran video, untuk menyerahkan anaknya untuk dimintai keterangan,” tegasnya. Selain memeriksa orangtua siswa,polisi telah meminta keterangan pihak sekolah.”Orangtua siswi pun akan kami periksa dalam waktu dekat ini,untuk memperoleh data yang lebih akurat seputar keberadaan LF saat ini,”ungkapnya. Berdasarkan informasi yang berkembang, LF saat ini pindah sekolah ke Surabaya, Jawa Timur. Dua pemeran video mesum pelajar ini telah mengundurkan diri dari sekolah mereka masing-masing. Sementara itu, Bupati Indramayu Irianto MS Syafiuddin dalam waktu dekat ini akan melakukan tes keperawanan. Irianto mengungkapkan, tes keperawanan tersebut dilakukan untuk mengetahui tingkat keperawanan di tingkat pelajar.

”Saya telah meminta Dinas Kesehatan untuk melakukan tes kegadisan di kalangan pelajar,”tegasnya. Dia menambahkan, tes keperawanan tersebut akan sangat bersifat rahasia dan hanya akan diketahui oleh orangtua siswa. Kepala Dinas Pendidikan Kab Indramayu Suhaeli mengatakan, pihaknya akan membantu kebijakan tersebut. (tomi indra)

Artikel berita diatas memang cukup menggelitik dan menimbulkan berbagai ekspresi yang berbeda-beda dari pembacanya, terutama pada bagian dimana bupati Indramayu berniat melakukan pemeriksaan keperawanan para siswi di kabupaten Indramayu. Barangkali ada pembaca yang hanya mengkerut jidatnya, atau tersenyum geli, atau marah, atau biasa saja.Kondisi remaja kita pada umumnya, dan di Kabupaten Indramayu khususnya memang cukup memprihatinkan. Akan tetapi tindakan-tindakan reaksioner dan emosional yang dilakukan oleh pejabat pemerintah daerah perlu dipikirkan ulang baik dan buruknya, serta dasar hukumnya, terutama jika sudah memasuki wilayah pribadi perseorangan.Tindakan ini tentu saja memunculkan berbagai pertanyaan :
1. Bagaimana cara memeriksanya?
2. Mengapa cuma pelajar perempuan saja yang diperiksa, sementara pelajar laki-laki tidak ikut diperiksa? (mungkin belum tahu cara memeriksanya  )
3. Apakah hilangnya keperawanan berarti hilang juga kegadisan?

Saat ini, saya belum mengetahui apakah ada teknologi untuk mengetahui kondisi keperawanan tanpa pemeriksaan fisik. Jika memang belum ada, maka tentunya tes keperawanan tersebut dilakukan dengan cara memeriksa kondisi selaput dara yang bersangkutan.

Hal ini tentu saja sangat berbahaya. Karena beberapa imlikasi yang akan terjadi adalah :
1. Bagian intim seorang perempuan akan dilihat oleh tim medis tanpa alasan yang jelas. Alasan tidak jelas disini maksudnya adalah bukan karena alasan medis sakit, pengobatan, operasi atau kelahiran. Padahal bagian intim seorang perempuan merupakan aurat bagi laki-laki maupun sesama perempuan baik itu muhram maupun bukan muhrimnya. Pengecualian hanya berlaku untuk suaminya, dan untuk keperluan kesehatan, pengobatan, operasi atau kelahiran. Tentu saja ini akan menjadi perdebatan fiqh kontemporer yang tiada habisnya.
2. Hasil tes sanagt mungkin akan menimbulkan fitnah di keluarga yang bersangkutan. Hal ini dikarenakan keperawanan yang seringkali diidentikkan dengan kondisi selaput dara tidak selamanya robek karena penetrasi. Robeknya selaput dara seorang perempuan bisa diakibatkan hal-hal berikut :
a. Penetrasi oleh kelamin laki-laki (ini adalah yang paling umum terjadi)
b. Masturbasi.
c. Olahraga yang beresiko (beladiri, bersepeda, dll).
d. Kecelakaan
e. Selaput dara yang secara fisik memang mudah robek sejak lahir, sehingga dengan sedikit stimulasi bisa robek.
f. Bawaan sejak lahir.
Sehingga, bila terdapat siswi yang ternyata dinilai tidak perawan lagi, maka ia akan menanggung malu di keluarganya. Padahal hal itu belum tentu disebabkan oleh hubungan seksual pra nikah.

Upaya menjaga akhlak pergaulan kawula muda sekarang memang sangat penting, akan tetapi seyogyanya tidaklah dilakukan dengan serampangan dan reaksioner. Di zaman Rasulullah saw dan para salafus salih, tidak pernah dilakukan pembuktian kondisi keperawanan hanya untuk mengetahui apakah seorang gadis berzina atau tidak. Hal ini karena disadari bahwa keperawanan tidak selamanya berhubungan dengan kegadisan.

Bahkan, dalah syari’at Islam, seseorang tidak boleh dituduh berzina tanpa adanya 4 (empat) orang saksi yang bersumpah atas nama Allah SWT dan keempatnya harus melihat langsung kejadian zina tersebut, yaitu penetrasi kelamin laki-laki pada kelamin perempuan pada waktu yang bersamaan. Jika keempatnya atau salah seorangnya tidak melihat kejadian saat penetrasi, maka tidak sah dakwaannya.

49 Tanggapan to “Tes Keperawanan Pelajar Siswi, Setujukah Anda?”

  1. agorsiloku said

    Saya pagi tadi menerima email yang isinya sama dari rekan. Saya betul-betul terpesona oleh Bupati Indramayu yang sudah mendapatkan penghargaan dari Pengurus PGRI Indramayu dalam memajukan pendidikan.
    Jadi beliau adalah seorang bupati yang “mungkin berprestasi baik”.

    Mengenai rencananya untuk melakukan tindakan jahiliyah, melakukan pemeriksaan. Saya juga tidak tahu, apakah beliau menugasi atau ingin juga melaksanakan sendiri. Maksudnya ikutan Dinas Kesehatan 😀

    Hanya saja, tak pernah terbayangkan dalam benak agor, ada seorang intelektual, dengan jabatan birokrasi yang tinggi, punya akal sehat yang bagus, punya semangat yang terpuji, bisa melakukan rencana dan mempublikasikan rencananya seperti itu.

    Jadi Mas Ari, bagaimana mungkin saya bisa mengomentari rencana seperti ini.

    Karena… ya saya tidak mau menjadi orang yang tak berbudaya, kehilangan etika, dan kehilangan nilai-nilai yang sebisa mungkin (meski sering gagal) untuk memberikan pendapat. Namun toh, kalau dilaksanakan juga, selain masuk rekor muri, saya juga ingin ikut serta melakukan class action atas kejahilannya.

    Semoga saja, Beliau yang terhormat itu dipayungi rahmat Allah untuk segera kembali kepada perannya semula sebagai pemuka masyarakat dan tidak menzalimi rakyatnya sendiri. Amin….

  2. sikabayan said

    euh.. Allah maha menutup aib yah… sayang sekali kalau ada yang ingin mengobral aib orang lain.. sayang sekali atuh.. bisa terjadi fitnah yang sangat..
    euh.. niat baik yang dapat mengakibatkan keburukan yang sangat…😦

  3. Trigono said

    Saya alumni SMAN 1 Sindang Indramayu th 2001, terus terang merasa prihatin dengan kejadian ini. Tapi apa yang akan dilakukan oleh Pak Yance ( Bupati Indramayu ) saya rasa tidak perlu. Kita harus mencari solusi yang tidak menimbulkan fitnah. Memang harus diakui, mau tidak mau Teknologi yang semakin canggih akan berpengaruh terhadap kehidupan sosial masyarakat. Orang dengan mudah melakukan apa saja, ini merupakan contoh penggunaan teknologi yang tidak benar. ( menyalahgunakan Fasilitas HP )

  4. eddie bronx said

    ha..ha..ha..ini baru berita, gue juga baca di buletin transjakarta.
    Katanya ada 3500 siswi indramayu yang mau diperiksa keperawanannya. aje gile ini artinya pemimpin pintar atau bodoh ya pak?

  5. Anonim said

    Enak banget tuh yang periksa, dosanya ente yg tanggung ya, tapi kayaknya banyakan yg nyuruh tuh dosanya, he 10x…

  6. […] dapat menjadikan fitnah yang sangat-sangat merugikan sesorang, bahkan ada yang berusaha atau berencana untuk memeriksa keperawanan begitu banyak perempuan, dengan resiko yang entah sudah difikirkan atau […]

  7. aricloud said

    @eddie bronx
    pintar dan bodoh di jaman sekarang amat relatif mas eddie
    namun kata mario teguh yang terpenting di jaman sekarang adalah bukan sekedar pintar namun diatasnya lagi, yaitu “Wise”.

  8. sambalewa said

    wah menarik tuh tawarannya. kalau saya sih jelas tolak matang-matang tuh pernyataan. bukan hanya penghargaan dari PGRI saja bupati Indramayu juga mendapatkan predikat pejabat yang mempunyai ahlak baik. tapi kenyataan memang tidak bisa dibohongi, apakah pantas predikat tersebut?
    saya hanya bisa berkata begitu bodoh dan cerobohnya perkataan yang dilayangkan oleh bupati indramayu.
    semoga saja tidak ada pejabat lain yang meniru ini. cukup sekali saja

  9. Dimashusna said

    Tidak setuju. Karena saya takut implikasi hukum yang ditimbulkannya. Apakah lantas karena si gadis hilang “Keperawanannya” lantas dia tidak boleh sekolah? Pendidikan adalah hak semua orang. ditambah lagi seperti yang bapak sebutkan di atas

  10. zhangwuji said

    kalo yang meriksa cowok,,”kesenangen”tuh.ga usahlah obok2 barang orang,,tegakan hukum setegak2nya kaya tiang bendera di istana merdeka gitu lohhh,ups.ini serius.!ini terjadi juga karena berbagi sebab,:1.maraknya vcd/dvd porno.atau situs porno di indonesia.2tidak ada tindakan yang tegas kepada pelaku yang bisa membuat jera pelaku.3. pengawasan orang tua dan pendidik kurang.4kesadaran akan moral bangsa.saatnya berintropeksi bangsa kita,karena hal semacam ini tidak hanya terjadi di indramayu(berkenthu ria)tapi di seluruh pelosok negri ini.semoga AlLOH memberi petunjuk kita semua,.wallohu a’lam bishowab.

  11. suci_julia said

    Tes keperawanan…
    as a women..ngedengernya aja udah syerem….
    hal pertama yang terlintas dikepala saya adalah “bagaimana caranya?”…
    cukup sudah…semakin banyak hal yang aneh aja di Indonesia ya…

    In my opinion sepertinya bukan hal yang solutif untuk mengatasi maraknya aktivitas free sex dikalangan remaja or masyarakat kita saat ini…masalah tidak dipecahkan pada akarnya…cuma sekedar huru hara tak beraturan yang bisa dipastikan akan menimbulkan beragam masalah baru…

    So..bagaimana seharusnya…
    most of the cases terjadi dikalangan remaja. as we know…remaja punya dunia sendiri yang kadang sulit untuk kita pahami..Dibandingkan dengan tahap perkembangan lain, remaja memiliki karakter yang unik dan sensitif.

    Tentunya dalam batasan usia antara 10-24 tahun, remaja mengalami proses peralihan dari kanak-kanak menuju alam dewasa. Perubahan hormon yang terjadi memberikan pengaruh yang besar terhadap perubahan fisik, emosi serta sosial yang sedikit sebanyak dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya.

    Salah satu karakter remaja yang selalu menjadi masalah adalah proses pencarian jati diri. Remaja sentiasa dituntut oleh masyarakat untuk dapat menjelaskan siapakah diri mereka, dan apa peranan dan makna dirinya pada masyarakat.

    Sedangkan dalam masa yang sama mereka memiliki keinginan untuk berbeda daripada orang lain, sehingga dampaknya mereka berusaha menampilkan diri mereka agar menarik perhatian masyarakat.

    Kebingungan yang dialami oleh remaja dalam menentukan siapakah diri mereka inilah yang sebenarnya merupakan puncak terjadinya penyimpangan dalam kehidupan remaja…

    So menilik kasus ini…kalo solusinya “hanya” tes keperawanan it’s absolutly un solutive….

    Kenapa ga kita coba dengan mentreatment mereka menjadi remaja yang lebih berkarakter…PEMDA bisa aja tuh mengadakan program-program pendidikan, pelatihan or other innovative programs yang disesuaikan dengan kapasitas dan kondisi remaja…it should be fun…better than virginity test…

    And basic semuanya pada akhirnya bermuara pada kondisi spiritual si remaja….pasti ada yang bermasalah…mmm, tugas berat buat para orang tua and kita tentunya…

    Selamat mendidik generasi dengan cara yang cerdas…..

    CHAYOOOO………

  12. dudi said

    jadi setelah ditest keperawanan,yg tdk perawan giamana?mau dikawini atau disebarkan kehotel2 tuk tamu gitu….wah…ini namanya bupati pinter-pinteran.ya,sdh lah pak,jangan repot2.soal perawan atau tidak,bukan urusan kita.bpk sbgai bupati bersihkan aja daerah bapak hotel2 yg tdk bener.ok

  13. Kasus ini hanya sebagian kecil dari antiklimaks yangsudah ada..ketika Bupati indramayu mengintruksikan adanya tes keperawanan terhadap pelajar putri, menjadi pertanyaan apa untungnya?apa kasus yang ada akan semakin berkurang setelah adanya tes keperawanan?
    Sebenernya banyak faktor prndudkung ketika peristiwa ini terjadi, dan itu ga bisa dipungkiri..dimana produk hukum Indonesia sendiri tentang ini masih belum jelas dan budaya indramyu yang sangat mendudkung terjadinya ini..
    Saya berpendapat pengaweasan orang tua secara benar dan memberikan pengertian sejak dini tentang kesehatan reproduksi yang selama ini masih dianggap tabu..
    Tapi yang pasti tingkat kesadaran masyarakat akibat rendahnya pendidikan juga ekonomi adalah faktor dasar sehingga terjadi demikian…
    Jadi silahkan pemerintah daerah Indramayu untuk memilih mana dulu..ga usah memberikan stigma dan aturan yang membuat kontroversial bagi masyarakat…
    Smeoga Indramayu bisa menangani maslah ini bukan hanya sekedar emosi sesaat tetapi lihat dari faktor yang mendasarnya apa…
    Thanks

  14. Riyadus said

    kenapa gak sekalian aja ada tes keperjakaan… bisa gak tuch…

  15. pijo said

    RA CETHO BUPATINE MENG GOLEK2

  16. Tzar said

    Aneh ya denger pernyataan kaya gitu, apalagi dari seorang pimpinan daerah…kan jadi hukum yang kontroversial…gw sepakat apa yg kata klinik setia bilang diatas…Semoga ini adalah pelajaran baik to kita semua…Pak yance yang terhormat, jng sampe niat baik bapak jadi malah bumerang dari rakyat indramayu memaki bapak…

  17. XA said

    aaduhhh bapak bupati yang terhormat…ide bapak memang cemerlang….(iddeeee gileeee….)jngan cuma emosi sesaat dunk…masak ceh keperawanan seseorang cuma dari selaput dara….kacian banget temen2 aq yang jadi atlet…yang rata2 udah sobek karna akibat aktifitas olahraga mereka…klo cuma mo mencegah video mesum biar gax ada lagi ya…ya otaknya ja di cuci dengan materi2 ilmu+agama…pasti lebih bermanfaat u/ kedepannya…ok…sukses buat generasi penerus indonesia

  18. ucup said

    bapak bupati indarmayu…..iiiiddeeehhhh……mau dunx jadi dokternya….pasti seru dech…

  19. 9137 said

    bapak bupati indarmayu…..iiiiddeeehhhh……mau dunx jadi dokternya….pasti seru dech…

  20. CoHaY said

    SETUJU GUAAAAAAAAA KALO TES KEPERAWANAN…… Kalo LOh merasa PERAWAN Knp takut….Kalo Udah ga perawan Biasanya TAKUT DI PERIKsA…..Makannya Kalo Mau Gituan mending Nikah dulu baru Gituan…Emang kalo gituan enak tapi dosa nya buaanyaaakkk…….ENAK SESAAT NYESAAALLLLLL SELAMANYAAAA….INGATTTTT HUKUM KARMA BERLAKU JUGA…Byeeee2xxxxx

  21. danartio said

    LOGIKANYA BGM? —> SEBAB ADA 2 ORANG ZINAH DAN DIPUBLIKASIKAN DI HP –> AKIBAT SELURUH PELAJAR SISWI DIPERIKSA KEPERAWANAN—-> BGM KORELASINYA?

    APA HUBUNGANYA VIDEO PORNO DENGAN KEPERAWANAN?
    APA YG MAU DICARI DARI HASIL TEST KEPERAWANAN?

    MUDAH2AH BUPATI SEDANG KHILAF !!

    SIKAP BUPATI SEPERTI ITU MENYEBABKAN ORANG LAIN TEROBSESI UNTUK “NGERJAIN” DIA

    TINDAKAN YANG TEPAT, DIA HARUS SADAR BAHWA MORAL MASYARAKAT MASIH RENDAH SEHINGGA DIA HARUS MENINGKATKAN PEMBINAAN MORAL, SPIRITUAL, AGAMA, BUDI PEKERTI MASYARAKAT.

    SEHINGGA LOGIKANYA —> SEBAB ADA 2 ORANG ZINAH DAN DIPUBLIKASIKAN DI HP –> AKIBAT PEMBINAAN MORAL, SPIRITUAL, AGAMA, BUDI PEKERTI MASYARAKAT DITINGKATKAN—> KORELASINYA JELAS, AGAR TAK ADA YANG BERZINAH ATAU BILA ADA VIDEO PORNO TAK ADA YANG MAU NONTON?

    INI BARU CERDAS

  22. tri said

    saya sangat setuju ide pak bupati.
    komentar2 yg tolol yg intinya keberatan dengan ide ini merupakan cerminan rendahnya semangat jihad.
    coba pikir gimana kalo hal ini menimpa anak cewek para komentator2 tolol yg ga setuju itu. PIKIR…PIKIR…gimana kalo anak perawan elo2 dapet musibah kayak ini.
    pak bupati idenya bagus, cuma teknisnya tolong diperhatikan yg syar’i ya. kalo yg untuk non muslim mah terserah wae. cuma kalo untuk para akhwat tolong dipikir yg serius ya bos.
    untuk para komentator tolol, pelajari agama, jg berpikiran sempit. maju terus pak bupati, amanah bpk sebagai pemimpin dunia kahirat lo bos pertanggungjawabannya. kalo cuma komentar2 ga jelas para cecunguk ini mah keciiiil, dunia ini keciiil bos dibanding azab Allah.

  23. saya kurang setuju dgn itu,mang sih tesnya dvisum namun itu dpat merendahkan harga dri cwe apalgi ad kbr pa bila sswi tuh g prawan gi dia g leh skul . . . itu bisa ngerugiin bangsa kita donk.jdi tolong ya pak guber tlolong dpertimbangkan gi ya . . .!

  24. eddie bronx said

    @tri
    Ha..ha..ha..
    siapa yang tolol mas?
    Jihad juga harus disemangati dengan sesuatu yang benar, bukan NYELENEH. Bagaimana[un tretment semacam itu bisa menimbulkan fitnah!
    bagaimana coba kalau anak anda berkelakuan baik2 saja namun tanpa sengaja karena aktivitas tertentu selaput daranya robek, trus diperiksa sama Dinkes ketahuan dianggap gak perawan lagi…pasti menimbulkan fitnah!!!

  25. Tzar said

    To “Tri” tolong deh perjels dulu maksud jihad disitu apa?

  26. Anonim said

    gilaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

  27. Ck..ck.. said

    Knp pada takut yah ditest???? Fitnah? Gak lah. Hasilnya cuma buat ortu mereka.

  28. vie said

    ya ampUuun…aneh2 aj ci pke tes kprwanan,,,kasian kan klo yg dah ilang virgin gara2 satu hal ex:olhrg
    mending terapin agama aj yang dalem so dgn itu kan siswa n siswi nya bisa terarah

  29. wekeis said

    aslii setuju bangett..
    jarang2 ada orang bikin gebrakan kayak ginii..TOP tuk BUPATI..
    makanya setidak tidaknya semua bisa jaga dirii..
    karena ini adalah hal yang prinsip oiiiee..
    semua setuju..karena ini menyangkut harga diri..dan keluarga serta masyarakat..
    kecuali kalo emang benar2 orang itu mau bertobat..masih bisa ditolerance..
    tapi klo udah masuk ke jenjang perkawinann..kayaknya susah PRINSIP tetap PRINSIP..makanya harus tetap dijaga tuh perawan..klo masalah ada gak perawan karena kecelakaan bukan hub sex itu beda lagi..
    pasti gue tetep mau terima…tanpa kecuali klo sama2 sudah gak perwan dan perjaka..pasti sama2 bisa memaklumi..
    yang jadi maslah ketika salh satu diantarnya ada yang tidak perjaka atau tidak perawan karena pernah melakukan hub sex..dengan sadar..
    nah kasihan kan tuh COW atau CEW..
    pasti akan merasa kecewa seumur hidupnya..

    KECUALI BERTOBAT….

  30. bagus said

    ok deh….

  31. Yamazaki said

    Wah,,,gw stuju banget.
    Tapi, Harus secara pribadi. Kasian khan kalo ada yang udah ga virgin lagi…^_^

  32. the70no said

    daku seh pengen tanya metode test keperawanannya kek apa? Pak Bupati? ikut nonton? iseng amat? apa gak ada kerjaan yg lebih bersifat edukatif atow berbobot dengan kekuasanya menanganin kasus kek gt? gak ikutan ah

  33. haniifa said

    Wah repot nich.
    SETUJU SEKALI, tapi pakai syarat.
    1. Jika ada penguji laki-laki, penguji wajib pakai sarung tok.
    2. Karena bupati laki-laki, dengan demikian pakai sarung tok.
    3. Sebelum siswi-siswi buka baju, pak bupati harus mengangkat sarungnya sampai burungnya ‘nongol’ (tapi harus cepet-cepet ditutup, sebab klo burungnya terbang kan repot semua).
    4. Jika lulus sesuai diktum diatas, penguji laki-laki sama dengan diktum 3, setelah itu penguji laki-laki nunggu dibelakang panggung.
    5 Selanjutnya karena tim penguji hanya perempuan, maka dipersilahkan siswi yang mau diuji buka bukaan.
    6 Sebelum esekusi pengujian, para siswi pangjukan hak tanya kepada si penguji, sbb:
    Apakah “tim penguji” sudah nikah ?
    jika belum maka “ya ibu punya kan sama persis, tes aja sendiri”
    Jika sudah maka “wah ini baru seru… ceritakan kronologisnya”
    Dengan demikian keadilan ditegakkan.
    Kesimpulan:
    ????

  34. kaum hawa said

    saya disini ngewakilin temen2 saya yang juga perempuan…
    kita2 emang gak setuju ama pergaulan anak2 jaman sekarang! gila aja, semua yang mereka lakuin emangnya bakal dicuekin sama Allah?? pake direkam2 sgala lagi! mungkin para aktor n artisnya punya bakat terpendam jadi bintang sinetron, tapi salah nyalurinnya!

    Tapi untuk masalah tes keperawanan, kita2 juga pada gak setuju! sapa yang meriksa??? enak aja aurat perempuan diperiksa2 cm buat alasan begitu!

    buat para orang tua yang punya anak perempuan (laki2 juga deh!) klo bisa pas masih kecil jangan cuma disekolahin di sekolah umum aja!! anak2 sebagai titipan Allah perlu mendapatkan pendidikan agama yang cukup, sehingga ntar klo udah gede kelakuannya juga terjaga…gak bikin malu orangtua, bangsa, diri sendiri, dan yang pasti gak buat malu dihadapan Allah swt.

    salam…

  35. Imam Mawardi said

    Yang bener itu tes perjaka? haaaaa,????? Kalau perawan itu tidak perlu tes. Nanti dicicipi petugas tes

  36. Umbaran Dermayu said

    Para Bapak dan Para Kawan…
    ternyata cukup hebat juga tanggapan yang sudah baca..
    hhmmm…
    tapi…
    Ada satu sisi yang mungkin kita belum sama-sama sentuh..
    The Political technics,,,..
    ” Each work has to pass these stage,, ridicule, opposition, and then acceptance”
    Mudah-mudahan kita lebih bisa menilai dari berbagai sisi untuk mencari setiap solusi..
    Gitu aja kok repot… (Sabda Gusdur)

  37. ardy said

    waduh enak bener tuh yang ngetes bisa ngeliat anunya cewe dari berbagai ribuan jwnis klo yang meriksa dokter cowok bisa mati berdiri tuh yang meriksa…….lagian juga masas gara gara kesalahan satu orang semua cewe bisa kena getahnya semua….
    pak bupati yang bener aja donk………………!!!!!!!!!!
    masa yang cewek gak berdosa kena juga?????????????????????? kasihan atuh pak……………

  38. fafa said

    wah itu benar ga masuk akal bgd,,klo emang mau di periksa tes keperawanan mending periksa sendiri oleh si wanita itu,,ga usah sok2 pake tes segala,,bilang aja mau liat dgn gratis ga usah pake embel2 tes,,bupati apaan kaya gtu mau tes2an!!!yg jelas gw ga setuju!!!

  39. fafa said

    mendingan tes PERJAKA!!!tuh kudu wajib!!!

  40. satria said

    weleh…jgn gitu atuh pak

  41. yudi manis said

    kalo ku setuju banget, banyak di dunia ini dah ga perawan.

  42. klo aq sbg seorg cewek, tentuny aq g’ stuju. Masa aurat perempuan dipriksa? Mending dokterny cewek, klo cowok??hii! amit2 deh…

  43. Anonim said

    Coba dipikir dulu apa tindakn itu bnr atau ga?Berguna buat masyarakt luas ga?Atau malah merugikan?

  44. ringke nian said

    menurut gw gx perlulah ngelakuin tes perawan cz itukam prepesi orang lgan buat apa u si pak,,,klo anak u d tes trus trnyata gx perawan lg gmn tuh pak???????????

  45. she said

    gx……..bangetz tuh,gileeee…aza.

  46. She virgin said

    GiLA ajE msA teS kepErAWanaN hrUS kY 0rG ngeLAhrin gT,,di raBa2 sLApuT darA’nYA,
    AQ sTJu sM teS kePErAWanAN tP koQ hrUS ky gt cR’nYA, mANg gx da cR LAiN aPA?
    N gw jg KAn atLEt bELadiri, ah itu kaN prepesi KNp hrus diUMbaR2 ky gt, amiET2,

  47. sikalemganteng said

    setujuuu, supaya generasi berikutnya tidak sembarangan dalam bergaul.

  48. sikalemganteng said

    yg ga setuju berarti dah ga perawan lagi hehehe.

  49. anthy said

    hemmmm buat aku jarang sih dpt nAk remaja yg masi perawan. contoh dipalu dari 99% karenabanyak pergaulan bebas diluar yg mereka dapat. by http://www.anthy.fekon,2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: