Mencari Cinta-Nya

I have face it, life wasted, i am never going back again

Jangan Tunda Berbuat Baik

Posted by aricloud pada November 12, 2008

Pernahkah anda ingin berbuat baik kepada seseorang, kemudian anda menundanya. Pada saat waktunya anda ingin melakukannya ternyata anda sudah tidak lagi bisa bertemu dengan orang itu.

Jika iya, anda tidak sendiri, karena saya seringkali mengalaminya. Dan itu membuat saya menyesali diri sendiri.

Salah satunya : Suatu ketika saya bertemu seorang ibu penjaja kue keliling di sebuah jalan. Ibu paruh baya tersebut terlihat sangat kurus dan lelah. Saya jadi berpikir, di balik kerasnya kehidupan kota jakarta, dimana banyak orang mengemis kepada orang lain, namun ibu itu masih tegar berusaha dengan berjualan kue keliling. Karena kasihan, saya membeli kuenya beberapa buah seharga 7500.

Saya sedikit berpikir, apakah saya akan memberinya uang 50.000 tanpa kembali atau memberi uang 10.000 tanpa kembali? saya sangat ingin meningkatkan motivasi ibu itu dengan memberinya sedikit uang lebih. Kemudian saya memutuskan untuk memberinya 10.000 saja tanpa kembali. Ibu itu pun luar biasa senangnya dan berterima kasih kepada saya atas kelebihan 2.500nya.

Sampai di rumah ternyata kue buatan ibu itu sangat enak, saya jadi menyesal karena tidak jadi membayar dengan uang 50.000. Saya pun bertekad untuk kembali kesana dan membeli kuenya dengan harga lebih mahal. Saat saya sempat, beberapa hari kemudian saya ketempat itu lagi, namun saya sudah tidak menemukan ibu penjaja kue tersebut. Beberapa kali saya kesana lagi, namun tidak pernah menemukannya lagi.

Saya pun menyesali kebodohan saya tersebut. Semoga bisa menjadi pelajaran bagi saya.

8 Tanggapan to “Jangan Tunda Berbuat Baik”

  1. reatheryan said

    apa tiap hari masih sering ke tempat itu?

    tapi saya yakin kalo emank takdir mengijinkan mas pasti bisa ketemu lagi dengan ibu itu🙂

    • Salam kenal dari mahasiswa yogyakarta, mari kita tingkatkan dunia pendidikan di Indonesia melalui media blog ini, bersama kita tingkatkan mutu dan kualitas masyarakat, semoga tulisan anda yang bermanfaat ini dapat digunakan dengan baik oleh siapapun dengan menjunjung tinggi dan menghormati hak cipta. @ beasiswa s2

  2. dedi sutrisna said

    bukankah hidup kita di akhirat nanti konsekuensi dari perbuatan di dunia??? bukankah kita nanti akan dihidupkan lagi di akhirat setelah mati??? kalau jawabannya “YA”, dari mana nutrisi kita nanti, kalau bukan dari perbuatan baik di dunia saat ini??? jadi, kenapa harus ditunda!!! hidup yang paling bahagia dan nikmat adalah memberi dan berbagi,oleh karena itu, memberi dan berbagi adalah suatu perbuatan untuk bekal hidup kita yang abadi.itulah sebenarnya nilai cinta kasih yang sangat sunggguh tak ternilai harganya. karena kita bagian dari Yang Maha Pengasih…

  3. aricloud said

    @reatheryan
    Saya jarang ke tempat itu, karena memang bukan jalur perjalanan rutin saya. Terima kasih atas dukungannya. semoga ibu penjual kue itu mendapat rahmat dari Allah swt. Amin

    @dedi sutrisna
    Benar mas, selama kita masih ada waktu dan rizki, kenapa menunda untuk berbagi? terima kasih atas kunjungannya.

  4. yanti said

    Semoga penyesalan anda dapat menjadikan Allah semakin cinta kepadamu…

    Salam kenal
    Jika sempat silahkan berkunjung ke rumahku

  5. DiN said

    Alhamdulillah..

    Cerita yang dapat sy gambarkan..itulah cerita yang bermanfaat dpt sy jadikan perdoman..
    Pada pandangan sy ape yang kamu hadapi itu adalah was2, “apakah saya akan memberinya uang 50.000 tanpa kembali atau memberi uang 10.000 tanpa kembali? ” sy pernah menghadapi situasi bergitu juga,dan sy memilih untuk ikhlas, bukan untuk kemegahan, bukan untuk menunjuk-nunjuk.InsyaAllah kamu akan faham ape yang akan sy terangkan..

    “syaitan itu menjanjikan kemiskinan apabila kamu bersedekah”

    terlintas kata2 dihati kita tiap kali mahu berbuat baik, betul atau tidak?

    dan sy berpesan pada diri sy dan pada semua bahawa janji Allah SWT itu benar..

    Surah Al-Baqarah ayat 276;

    “Allah menghapuskan (berkat) riba dan menambah (berkat) sedekah; dan Allah tidak mengasihi tiap-tiap orang kafir yang berdosa”.

    Terjemahan Mahmud Yunus..

  6. Dikalennon.Wordpress.Com

  7. Farid said

    Semoga kita selalu bisa berbuat baik dan bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: